Membaca tulisan Andry, Achmadi, Andika, Husni, ID-Gmail, dan postingan2 lain yang senada membuatku menulis hal ini.
Gerakan dimulai dari Andry, dan akhirnya merambat. Jack (Gretong), dia menambahi “hapus link dari blogroll”. Blogseleb.blogspot.com ikut mewadahi gerakan ini. Silakan cek websitenya untuk melihat postingannya.
Akar permasalahan dimulai dari banyaknya komentar di blog seleb hanya karena ingin menjadi komentator pertama seperti “Pertamax” (1) (2) (3) (4), “x Besar” (1), (2). Selain itu, juga didasari ketidak seringan seleb blog mengomentari blog orang lain yang menurutnya bukan seleb blog.
Komentar-komentar seperti itu memang lucu, tetapi sama sekali tidak bermanfaat. Pengomentar akan mendapatkan backlink (mungkin ini yang dia inginkan), tapi sayang sekali, jika tulisannya tidak relevan search engine mungkin bisa tertipu, tetapi manusia tidak buta. Inilah yang membedakan komentar serius dan komentar main-main.
Saya menyetujui beberapa hal dalam tulisan Andry. Seperti, “Blog juga semestinya jadi ajang diskusi”. Tetapi tentang kesimpulan yang dia ambil, maaf, saya tidak setuju. Membuat langkah untuk menghentikan komentar di blog seleb adalah hal bodoh. Kenapa? Jelas! Jika di blog seleb tersebut terdapat informasi penting dan bermanfaat, komentar justru bisa jadi sangat bermanfaat (dengan mengecualikan komentar sepertti pertamax! dll.).
Coba lihat webnya fahlstad, skippy.net. alexking, Lihat komentar-komentar di blog mereka. Di dalamnya tidak ada “pertamax!”, “x besar”, dll. Padahal jumlah komentarnya banyak . Apakah mereka blog seleb? Jika definisi blog seleb adalah blog yang dikunjungi banyak orang dan terkenal, maka dua blog tadi adalah blog super seleb untuk para pengembang plugin dan theme wordpress. Apakah mengomentari blog mereka mengakibatkan ketimpangan seperti yang Andry katakan? Kurasa tidak. Bahkan komentar-komentar yang ada di blog tersebut sangat membantu. Si Fahlstad jadi tahu kalau dia belum menyertakan file tertentu dalam paket fquicknya juga dari komentar.
Jadi kurasa bukan masalah komentar balas komentar yang jadi masalah. Baik blog seleb maupun blog jelata bebas mengomentari blog orang lain. Itu haknya.
Lalu, apakah mengomentari blog seleb mengakibatkan jurang yang Andry Maksud? Jangka pendek, iya. Tetapi jangka panjang, tidak. Karena, setiap berkomentar, anda mendapatkan bonus berupa link ke situs anda, gratis. Tak perlu acara tukar menukar ala link-exchange. Kemungkinan traffic ke situs anda semakin besar. Karena selain mendapatkan linkback, tulisan anda juga membuat orang tertarik mengunjungi web anda. Keduanya sama sama berefek positif bagi search engine maupun manusia. Trik pemasaran web yang bagus (dan sopan).
Benar kata Priyadi:
“Kalau saya lihat, tidak sedikit komentar di blog ini yang kualitasnya melebihi tulisan saya sendiri, dan ini terlepas dari siapa yang berkomentar, seleb blog™ atau bukan. Dan bahkan tidak jarang yang memberi komentar yang berkualitas justru yang berkomentar secara anonim.
Dan yang sebaiknya dihindari tentunya adalah berkomentar pada sebuah blog hanya karena blog tersebut adalah milik seleb blog™.”
Mengomentari blog atau tidak adalah hak anda selama anda sopan dan tulisan anda relevan. Tak usah takut tak dikomentari blog seleb. Tak usah takut jurang bertambah, karena content is king. Jika tulisan anda bagus, dengan sendirinya akan banyak orang yang melink ke situs anda.
Jika ada atau tidaknya komentar menyurutkan semangat anda, maka anda adalah pecundang! Terus menulis, budayakan komentar yang membangun!
Benar kata fahlstad di setiap bagian atas form commentnya: Keep it polite and on topic.
Jangan komen di blog seleb? Kurasa lebih baik: “Komentarlah dengan komentar yang bermutu! Blog seleb atau tidak itu bukan masalah”.
*Updated:
Nana ternyata menulis hal yang kurang lebih sama denganku
Fian juga berkomentar hal yang sama
masulum berpendapat seperti ini
micokelana masih memikirkan langkah selanjutnya
rendimaulana mengcounter jablai blog™ dkk.
*Yang masih bingung:






{ 17 comments… read them below or add one }
pertamax!
yah, memang yg dikatakan buchin ada benar nya. bahwasanya blog seleb juga sama dengan blog masyarakat umum. Jadi tidak ada salah nya jika kita komen ke blog seleb
Jika dianggap demo atau unjuk rasa maka isu seleb blog ini adalah propaganda, pengkondisian massa yang disertai dengan happening art dalam bentuk gambar atribut.
keempax…
ngaburrr, heheheh
KELIMAX!!!
hehehehe…. akhirnya….
**sekali-kali komen nggak mutu ah**
#donnie
what the?
#cempluk-
Saya setuju dengan komentar anda, memang komentar itu hak masing-masing orang.
#Jay
bahkan lengkapnya kurasa 3 atribut yang kutahu Mas Jay, semua tinggal pake
#Eep
Heh?
#fian
fian tuh biasanya komennya serius, sekarang ngikut one liner? wakakaka
kalo gitu gw,
10 besar ga yah? hehehe
*mengantuk*
masuk sepuluh besarkah ini? :p
yang masih bingung: saya
mari kita buat pertamax yg bermutu (lhoo??) bermutuX! hehehe
mau serius??? nich
ehmm anda mengatakan BODOH ya?
ini kasar melebihi GOBLOG apa nggak yach?
hehehehehehehe………
#fian
Aku tak tahu dengan parameter apa anda menafsirkan “kasar” atau “lembut”nya suatu frase. Jadi, saya belum bisa menyimpulkan apakah “bodoh” lebih kasar atau lembut daripada “GOBLOG”. Hehehe…
Setuju komen di blog seleb juga ah..??? Tinggal tunggu aja “Blogfotaiment” Gossip para blogger tahun 2007 nanti di tivi-tivi kesayangan anda…
asik-asik aja men, aku cuman senang baca aja he…he…, oh ya BODOH sama GOBLOG duluan mana?,kalau tidak cerdas atau tidak pintar gimana? kasar gak ya?
Setuju dengan ulasan diatas, “Content is king” dan kepiawaian seorang blogger adalah juga kunci dari seberapa baik ia mengelola “contact management” dan “blogger relationship management”, apakah itu berkunjung balik, berbagi komentar pada blog-blog yang telah sebelumnya mengunjungi..response tiap pemilik blog terhadap itu semua masing2 berbeda – tergantung dari karakter si pemilik blog itu sendiri -ada yang sociable, ada yang “playing favourite” – hanya mau mampir ke situs blog yang content-nya senada, dan lain halnya..
Be an effective communicator when blogging, either with your content, as well as in your comments, of course courtesy and on the subject comment is part of the package. Happy blogging and It is nice to have read some great comments/review out of this Commenting on Seleb and Seleb-to-be blogs.
Regards from West Africa
aduhhhhhhhhhhhh,…………
Di isi opo iki…???????
Aku dipaksa nichhhhh………
Tolong!!!!!!
memang g sedikit yang komentarnya g produktif, tapi yg lebih mengherankan jika postingan-nya yang g pr******f koq banyak juga ya yg komentar (postingan di blogku juga g produktif pantesan g ada yang komentar ha ha)